Kesan Natural Batu Koral Pada Bangunan


Batu koral atau sebagian orang menyebut batu kali akan membuat sebuah bangunan berkesan natural karena bentuk, warna dan tekstur yang alami. Batu koral yang memiliki karakter bulat atau lonjong dengan tekstur halus tanpa bersudut tajam hingga tekstur kasar dengan ukuran yang bervariasi berkisar antara 4 mm hingga 6 cm.

Batu Koral Pada Bangunan

Batu koral yang diambil dari sungai, pantai atau danau memiliki warna yang beragam seperti hitam, abu-abu, putih, merah, hijau dan sebagainya, tergantung lokasi penambangan yang memiliki karakter khas. Daerah penghasil batu koral di Indonesia adalah Lampung, Bengkulu serta pulau-pulau di bagian timur Indonesia.

Pengaplikasian batu koral pada bangunan dapat dilakukan dimana saja yang biasanya sebagai dekorasi pada bagian dalam atau luar bangunan untuk menciptakan kesan natural. Aplikasi Batu Koral Untuk Tempat Tinggal akan menambah kesan natural.

Prinsip Pemasangan Batu Koral

Batu koral dapat dipasang dalam berbagi cara tergantung selera serta area pemasangan.

Batu koral sebagai jalan setapak pada taman atau halaman dapat diatur tanpa perekat. Batu koral cukup disebar atau ditata rapi si atas permukaan tanah yang sudah diratakan atau dikeraskan untuk menghindari naiknya tanah jika terkena curahan hujan. Bila menginginkan hasil permanen, batu koral dapat dipasang dengan plesteran semen.

Baca Juga:  Pesona Ruangan Dengan Lantai Batu Alam

Batu koral sebagai material dinding memerlukan perekat berupa plesteran semen. Sebelum menempelkan campuran semen pada dinding sebaiknya kondisi dinding dalam keadaan rata dan bersih dari kotoran yang menempel agar penempelan batu koral bisa maksimal.

Pemasangan batu koral umumnya dimulai dari bagian bawah kemudian berlanjut ke atas. Kerapatan pemasangan batu dapat disesuaikan selera, bisa juga secara acak, jarang, rapat dan seterusnya. Demikian juga untuk kombinasi ukuran batu.

Untuk memperkuat posisi, dilakukan plesteran akhir pada seluruh permukaan, kemudian plesteran dalam setengah kering batu koral dibersihkan dari noda plesteran sampai terlihat bersih dan keindahannya.

Perawatan Batu Koral

Batu alam termasuk batu koral cenderung menjadi tempat hidup lumut terutama pada area dengan tingkat kelembaban yang tinggi. Untuk itu perawatan khusus diperlukan agar batu tetap tampil bersih dan cemerlang serta bebas jamur atau lumut.

Perawatan batu koral relatif mudah. Untuk batu koral yang ditempel secara permanen pembersihan dapat dilakukan dengan cara disikat dan disemprot air. Untuk yang disebar, bisa disemprot atau dikumpulkan kemudian dicuci dalam wadah dengan air air yang telah dicampur cairan pembersih.

Baca Juga:  Aksen Warna Merah Pada Interior Ruangan

Pemberian lapisan coating dan anti jamur juga umum dilakukan baik itu sebelum maupun sesudah pemasangan batu koral. Dengan demikian batu koral akan terlihat menarik bersih, mengkilap dan bebas jamur dalam waktu yang relatif cukup lama.

 

Kesan Natural Batu Koral Pada Bangunan

Artikel Terkait

Tentang Penulis: Lentera Rumah

Blogger yang suka menulis dan berbagi tentang properti dan lingkungannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *