Tips Merawat Perabot dan Kerajinan Ukiran Kayu


Terdapat beragam jenis kayu yang biasa digunakan untuk membuat perabotan atau kerajinan ukiran kayu, mulai dari merbabu, jati, kamper, bengkirai, dan masih banyak lagi. Semakin tinggi tingkat kekeringan kayu, makin awet dan tahan lama pula perabotan atau kerajinan tersebut. Untuk memilih yang berkualitas, kita harus lebih bisa membedakan antara materi kayu yang tua dan muda.

Kerajinan Ukiran Kayu

Merawat Perabot dan Kerajinan Ukiran Kayu

Adanya kotoran atau debu akan mengganggu keindahan perabot maupun aksesori Kerajinan Kayu yang bernilai seni tinggi. Selain itu material kayu mudah menyerap air, minyak, bahkan debu. Maka furnitur atau aksesori rumah, seperti patung, pigura, dan mangkuk hias, sebaiknya senantiasa mendapat perawatan rutin.

Sebenarnya cara merawatnya tidak sulit. Anda bisa memakai bahan pembersih dari pabrik atau bahan tradisional yang bisa dibeli di Pengrajin Barang Kerajinan kayu.

Namun, cara melindungi dan merawat kerajinan ukiran kayu tergantung kondisinya: apakah kayu yang masih mentah (belum dilapisi) atau kayu yang sudah dilapis (finishing). Untuk merawat kedua kondisi kayu itu tentu beda perlakuan.  Caranya mudah, langkah pengerjaannya praktis.

Ukiran Kayu Mentah

Kayu Mentah adalah kerajinan tangan kayu yang belum pernah dilapisi dengan lapisan anti air dan anti minyak oleh sang Pengrajin Kayu, misalnya melamin atau pelitur. Langkah-langkah pengerjaan:

  • Ampelas permukaan barang kerajinan ukiran kayu hingga ke sudut-sudutnya. Gerakan mengampelas searah dengan serat kayu. Setelah selesai, bersihkan permukaan kayu menggunakan kuas.
  • Sapukan cairan linseed oil dengan memakai kuas. Tunggu beberapa menit agar cairan meresap ke dalam kayu.
  • Gunakan lap bersih untuk meratakan sisa cairan pada permukaan kayu. Biarkan hingga kering antara 1-2jam.
  • Ulangi langkah 2 dan 3 agar permukaan kayu tertutup sempurna. Nah, kerajinan dan furniture kayu Anda jadi terlindungi dari minyak, air, dan kotoran lainnya.

Ukiran Kayu Finishing

Langkah merawat barang kerajinan ukiran kayu yang sudah dilapisi oleh pelapis melamin atau pelitur oleh Pengrajin Kerajinan kayu adalah sebagai berikut :

  • Bersihkan kayu menggunakan lap kering dan bersih.
  • Oleskan furniture wax pada kain lap bersih. Gosok pada permukaan kayu searah serat kayu -jangan terlalu menekan, tipis-tipis saja. Jika aksesori kayu Anda banyak ukiran, encerkan wax dengan sedikit bensin atau terpentin. Gunakan kuas lukis Pengrajin Kerajinan kayu untuk mengoleskannya pada bagian detailnya.
  • Biarkan 15 menit, dan ulangi lagi langkah 2 agar mencapai hasil maksimal.

Tips Mengilapkan Kayu

Kerajinan ukiran kayu yang akan dirawat adalah kayu mentah dan kayu yang sudah dengan finishing. Hasilnya, kayu lebih mengilap dan berlapis minyak. Lapisan minyak dapat menangkis air, tapi sifatnya temporer. Anda dapat melakukan perawatan ini satu-dua minggu sekali. Caranya adalah:

  • Gosokkan ampas kelapa pada permukaan kayu. Gosok searah serat kayu dan agak ditekan, hingga ampas membentuk butiran-butiran seperti pasir.
  • Biarkan sekitar 10 menit, lantas bersihkan sisa ampas menggunakan lap kering bersih
  • Kayu mentah atau kayu hasil finishing menjadi tahan lama.

 

Tips Merawat Perabot dan Kerajinan Ukiran Kayu

Artikel Terkait

Tentang Penulis: Lentera Rumah

Blogger yang suka menulis dan berbagi tentang properti dan lingkungannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *