Simulasi Besaran Pinjaman Dengan Sertifikat Properti


Properti memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi, sehingga tidak heran orang selalu berusaha memperoleh properti baik itu sebagai tempat tinggal, tempat usaha maupun sebagai investasi. Salah satu manfaat memiliki properti yaitu dapat diajukan sebagai agunan pinjaman untuk mendapatkan dana tunai. Tentu saja dana yang didapatkan sesuai dengan nilai properti tersebut.

Berapa pinjaman dana tunai yang akan diterima jika menggunakan sertifikat properti? Untuk itu, ada informasi detail berupa tabel simulasi gadai sertifikat rumah dan ruko, serta tips bagaimana permohonan dapat disetujui oleh lembaga keuangan pemberi dana pinjaman.

Simulasi Besaran Pinjaman Dengan Sertifikat Properti

Simulasi Gadai Sertifikat SHM

 

Simulasi besaran pinjaman dengan jaminan sertifikat SHM rumah atau ruko dengan secara garis besar telah tersedia di tabel simulasi berikut. Namun data belum lengkap karena ada beberapa besaran pinjaman yang belum tercantum. Setelah mengetahui besarnya nilai gadai yang dipinjam, dan ingin memperoleh dana tunai, selanjutnya dapat mempelajari tips berikutnya.

Tabel simulasi berlaku untuk sertifikat rumah dan ruko.

TABEL SIMULASI GADAI SERTIFIKAT RUMAH

Dari tabel simulasi besaran pinjaman dengan sertifikat properti di atas, anda sudah dapat memutuskan perkiraan nilai gadai sertifikat SHM rumah atau ruko. Jika ingin mengajukan permohonan pinjaman dengan jaminan sertifikat SHM perhatikan angsuran yang akan dipilih dan sebaiknya sesuai dengan kemampuan penghasilan bulanan.

Catatan: Tabel yang tersedia di atas, sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kebijakan yang berlaku.

Tips Agar Permohonan Pinjaman Disetujui

Permohonan pinjaman dana atau gadai sertifikat rumah atau ruko tidak otomatis disetujui. Ada proses dan mekanisme yang harus dilakukan. Untuk itu, berikut beberapa tips yang perlu diketahui.

  1. Meskipun ada lembaga keuangan tidak melakukan BI checking, tetapi tetap menetapkan standar profesional dan akurasi yang tinggi dalam aproval kredit. Jadi, pemohon diharapkan bekerjasama dengan melengkapi semua dokumen persyaratan sesuai ketentuan.
  2. Untuk dokumen yang bersifat mandatory, maka wajib tersedia seperti: KTP, NPWP, KK, PBB dan lainnya. Namun jika ada dokumen yang tidak dapat disediakan dan masih bisa disubtitusikan (bukan meniadakan), sebaiknya diskusikan.
  3. Sesuaikan jumlah uang yang dipinjam dengan kemampuan bayar nasabah. Walaupun aprisal nilai rumah dan ruko cukup besar, tetapi jika kondisi keuangan anda tidak memadai, maka perusahaan tidak dapat memberikan nilai pencairan maksimal.
  4. Umumnya program gadai pada sertifikat hunian rumah maupun ruko ada yang mengacu program “normal funding” yaitu pembiayaan yang pelunasannya dengan dicicil bulanan, dan nilai angsuran tetap (fix installment).
  5. Pihak analis kredit akan menilai kemampuan nasabah berdasarkan sisa penghasilan bulanan seperti yang tertera pada saldo rekening koran. Jika ternyata tidak memiliki sisa, maka persetujuan kredit tidak akan diberikan.
  6. Hal yang penting adalah agunan tidak dalam status sengketa. Baik dalam hal kepemilikan sertifikat rumah yang sudah digadaikan, maupun perijinan ketentuan bangunan.
  7. Persetujuan leasing terhadap plafon kredit pada program ini, ditetapkan kreditur bukan sekehedak nasabah. Pinjaman dengan sertifikat ruko dan rumah maksimal 50% dari aprisal nilai aset.
  8. Sebaiknya tidak memiliki tunggakan di leasing partner maupun bank yang menjadi rekanan perusahaan, sebelumnya, jika ingin disetujui kreditnya.

Demikianlah penjelasan singkat terkait simulasi pinjaman gadai untuk sertifikat, baik rumah SHM maupun ruko HGB. Jika ingin menggadaikan aset properti dalam bentuk sertifikat SHM rumah maupun ruko, bisa menghubungi Danajakarta via telepon maupun whatsapp di nomer 0812.8222.1757 (tel:081282221757) untuk meminta bantuan.

 

Simulasi Besaran Pinjaman Dengan Sertifikat Properti – Lentera Rumah

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *