Perkembangan Kontraktor Rumah dan Desain Interior di Bogor

Perkembangan Kontraktor Rumah dan Desain Interior di Bogor

Seiring dengan perkembangan Kota Bogor, maka pembangunan secara fisik pun berlangsung sangat pesat. Berbagai fasilitas layanan dan penunjang lainnya telah tersedia dengan lengkap di pusat Kota Bogor, sehingga menjadi daya tarik tersendiri dan seakan menjadi tuntutan akan kebutuhan tempat tinggal. Oleh karena itu, perkembangan kontraktor rumah Bogor dan desain interior pun semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan perumahan menjadi tempat tinggal (dormitory town).


Kontraktor Rumah dan Desain Interior Bogor

Rumah (perumahan) adalah salah satu kebutuhan dasar manusia dan merupakan faktor penting dalam peningkatan harkat dan martabat manusia serta mutu kehidupan yang sejahtera dalam masyarakat. Namun perumahan tidak akan berdiri sendiri tanpa didukung oleh fasilitas baik berupa sarana dan prasarana perumahan dan lingkungannya.

Hal ini dimaksudkan agar lingkungan tersebut menjadi lingkungan yang berfungsi sebagaimana yang diharapkan. Selain itu, pertumbuhan pembangunan perumahan maupun sarana dan prasarana semakin meningkat seiring waktu.

Sebagai kota yang memiliki kawasan strategis dan salah satu kawasan metropolitan nasional besar di Indonesia, keberadaan perumahan di Kota Bogor harus dilakukan dengan terarah dan terpadu oleh kntraktor rumah Bogor agar tidak menimbulkan masalah dan mengurangi kualitas lingkungan. Terlebih Pengembangan perumahan di Kota Bogor saat ini masih dengan menggunakan konsep landed house atau perkembangan pembangunan perumahan yang masih bersifat horizontal.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa manusia membutuhkan ruang untuk melakukan aktivitas. Sebagai wadah atas suatu kegiatan, ruang haruslah memiliki kualitas untuk menunjang kegiatan tersebut. Untuk mencapai kesesuaian ruang yang diharapkan, setiap ruang memiliki fungsi dan tujuannya masing-masing sehingga manusia membutuhkan kumpulan ruang untuk beraktivitas. Kumpulan ruang akan ditata agar setiap ruang saling berhubungan dan manusia dapat menjalankan aktivitas dengan efektif

Secara hirarki, ruangan dibedakan menjadi ruang luar dan ruang dalam. Ruang luar dan ruang dalam terkadang diartikan sebagai suatu komponen yang saling berdiri sendiri. Padahal, ruang luar dan ruang dalam dapat diharmonisasikan dan saling terintegrasi.

Meminimalkan jarak antara ruang dalam dan ruang luar menjadi refleksi kepedulian pengguna bangunan (rumah) terhadap lingkungan sekitar. Terintegrasinya antara ruang luar dan ruang dalam juga dapat mewadahi pola perilaku manusia khususnya masyarakat Kota Bogor yang memiliki tingkat interaksi sosial yang tinggi.

Tidak hanya interaksi dengan sesama manusia, namun juga interaksi dengan alam, sehingga kolaborasi antara ruang luar dan desain interior ruang dalam dapat menciptakan suatu ruang yang komunikatif. Interaksi dengan alam haruslah dibangun menjadi suatu pola hidup yang baru bagi masyarakat guna menghormati dan mewujudkan kepedulian kualitas lingkungan.

Untuk membangun dan mewadahi pola perilaku masyarakat Kota Bogor yang memiliki interaksi sosial yang tinggi serta meningkatkan kepedulian kualitas lingkungan maka dapat diwujudkan dengan adanya kolaborasi ruang dalam dan ruang luar.

Rancangan Unit pada Bangunan

Sebagian kontraktor rumah Bogor berpendapat bahwa unit kebutuhan ruang dibuat berdasar pada pola perilaku kebiasaan masyarakat Bogor dimana sebagian besar aktivitas dilakukan pada ruang duduk dan ruang tidur. Untuk membagi antara ruang privat dan publik, maka digunakan konsep split level. Sehingga layout ruang dapat berubah sesuai dengan kebutuhan penghuni.

Kebutuhan Ruang dan Furnitur Multifungsi

Dibutuhkan desain furniture yang bersifat multi fungsi untuk menghemat kebutuhan ruang serta dapat digunakan di berbagai aktivitas. Beberapa jasa desain interior Bogor merancang furniture yang krusial seperti tempat tidur, meja kerja dan meja makan.

Teori Pendekatan Arsitektur Perancangan Perumahan

Dalam metode teori arsitektur perumahan yang fleksibel dapat dikaji dalam teori temporal dimension, diantaranya adalah:

  • Time cycle and time management. Aspek fleksibilitas dicapai dengan penataan ruang yang berubah sesuai dengan kebutuhan aktivitas pengguna yang dapat berubah sewaktu-waktu.
  • Continuity and stability. Desain bangunan yang dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang terus berubah, sehingga memiliki fungsi yang lebih optimal dan stabil.
  • Implemented over time. Desain fleksibilitas yang dapat mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi dari aspek pengguna maupun segi bangunan.

Untuk mewujudkan perancangan rumah (perumahan) yang ideal, maka jasa desain interior Bogor sangat diperlukan. Namun pilih jasa profesional dengan pengawasan pemilik dalam mengembangkan ruang yang menarik dan nyaman untuk bekerja dan waktu luang, mengerjakan unit, memilih bahan, produsen.

 

Perkembangan Kontraktor Rumah dan Desain Interior di Bogor

Artikel Terkait

Tentang Penulis: Lentera Rumah

Blogger yang suka menulis dan berbagi tentang properti dan lingkungannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *