Menciptakan Hunian Aman Bagi Anak


Bagi keluarga, anak adalah harta yang paling berharga sehingga harus dijaga dari segala bahaya termasuk menghindari cedera saat berada di rumah. Untuk itu sebuah rumah harus dapat menciptakan kondisi aman bagi sang buah hati.

Rumah Aman Anak

Tips Menciptakan Hunian Aman Bagi Anak

Apa saja yang perlu diperhatikan untuk menciptakan hunian yang aman bagi anak?

1. Lantai Rumah

Lantai licin, bergelombang maupun bertingkat merupakan salah satu penyebab anak menjadi jatuh saat dia mulai merangkak, berjalan maupun sudah mampu berlari.

Tips: Lapisi lantai dengan karpet yang akan mampu mengurangi cedera anak. Penggunaan karpet akan mengurangi kelicinan lantai serta tingkat kekerasan lantai. Anda bisa menggunakan bahan lain seperti linoleum maupun vinyl karena mudah dibersihkan anti slip serta relatif elastis yang dapat mengurangi cedera saat jatuh.

2. Colokan Listrik

Sifat alami dari anak-anak adalah rasa ingin tahu yang tinggi termasuk terhadap lubang stop kontak maupun kabel-kabel yang berserakan. Keingintahuan dengan memasukkan jari atau benda lain ke dalam lubang colokan listrik maupun kabel dapat berakibat fatal.

Tips: Amankan segala peralatan yang berhubungan dengan listrik seperti: menata kabel yang berserakan atau menjauhkan dari jangkauan anak, menutup lubang stop kontak dengan pelindung khusus, dan memasang pengaman pada semua peralatan listrik yang memungkinkan anak tidak menggunakannya.

3. Pintu dan Jendela

Merancang pintu, jendela yang aman bagi anak. Terjepit pintu atau jendela merupakan kecelakaan yang sering menimpa pada buah hati.

Tips: Pasang stopper pada pintu atau jendela atau menggunakan pengunci yang kuat sehingga anak tidak mudah membuka atau menutup pintu/jendela. Jika rumah memiliki tangga dalam rumah, beri pengaman yang cukup jika perlu beri pintu pengaman sehingga anak tidak dapat naik tanpa pengawasan.

4. Furniture

Usia anak-anak adalah masa perkembangan aktif olah tubuh seperti melompat, berlarian, memanjat, dan sebagainya.

Tips: Hindari furniture yang terbuat dari kaca pada lokasi dimana anak paling sering beraktivitas. Selain itu sebaiknya tidak menggunakan furniture dengan sudut tajam yang dapat membuat anak luka gores. Jika terlanjur memiliki, sebaiknya memasang pengaman dari bahan lunak pada sudut lancip tersebut. Apabila anak memiliki ranjang tidur sendiri, sebaiknya pilih dari bahan yang kuat, karena anak biasanya suka melompat-lompat di tempat tidur.

5. Peralatan Makan

Anak terkadang ingin makan sendiri, untuk itu hindari peralatan makan yang mudah pecah.

Tips: Sediakan piring, gelas yang terbuat berbahan melamin bisa menjadi solusi, Selain ringan, bahan ini tidak mudah pecah, anti karat, tahan lama serta memiliki corak yang menarik bagi anak-anak. Namun pilih jenis melamin yang berkualitas yang tidak membahayakan kesehatan sang buah hati.

 

Tips Menciptakan Hunian Aman Bagi Anak

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *